Minggu, 22 Maret 2009

Hari demi hari.....!

setiap hari setiap waktu
kuberfikir mengenai sesuatu
kadang orang lain berfikir aku gila, aneh dsb
tapi aku merasa hidup dengan itu
hal sekecil debu pun kadang kufikirkan
tapi menurutku itu sangat bermakna
lain ladang lain pula belalang
hariku kadang hancur, kadang indah
mampukah kau mengerti tentang persaanku...?
hari demi hari tak terasa terlalui
semakin hari umur pun semakin berkurang
hari demi hari
manusia pun kadang tak menyadari suatu kesalahan
maka untuk itu aku ajak kalian untuk bercermin
bercermin dengan hati kita
hati tak dapat menipu
hati kita, itulah diri kita yang sebenarnya...!

Selasa, 17 Maret 2009

Ku tak mampu....!

Aku sebenarnya tak mengerti apa yang telah terjadi
Semua mengalir begitu saja
Aku berkata A, engkau menjawab Z
Entah kenapa
Sulit bagiku untuk mengerti
Sikapmu
Aku hanya bisa tersenyum untuk itu
Tapi apakah senyumanku itu akan seperti yang kuharapkan
Aku membaca
Dan aku pun bercermin
Aku mencoba
Dan mencoba tapi
Aku tak MAMPU
Mungkin belum
Suatu saat aku yakin
Aku MAMPU......!!!

Kamis, 12 Maret 2009

Begadang

Aku tak bisa memejamkan mata,
 dan aku pun tak tidur malam ini.
Hanya untuk menikmati sebuah kenikmatan,
Kenikmatan tidur dari sebuah kehidupan.
Jangan pandang sebelah mata ucapanku ini.
Aku tau sesuatu.
Dan aku pun juga tak tahu terhadap sesuatu.
Orang kadang tak dapat menilai. 
Tentang apa itu salah ataukah benar.
Tapi banyak yang dapat menilai orang lain,
Daripada dirinya sendiri.
Apa itu salah..?
Apa itu benar..?
Tafsirkan atas nama HATI.
Aku mengajarimu menjadi seorang pembunuh.
Tapi aku tidak akan bangga terhadapmu,
Sebelum kau bisa membunuhku.

Apa yang kau inginkan...?

Aku tak tahu tujuanmu
Aku tak tahu maksud dari semua ini
Aku pun tak paham
Dan bahkan tak mengerti
Apa yang kau inginkan
Aku juga punya harga diri
Lebih baik kau jujur
Berkatalah apa adanya
Jika itu lebih baik
Aku akan bisa menerima semuanya
Tanpa beban apapun
Aku iklaskan semua untukmu

Tertawa

Kadang ku tertawa
Kadang dalam tawaku tersimpan kepedihan
Ku coba tuk selalu tersenyum
Tapi kadang sia-sia
Suatu hal kecil 
Kadang membuatku berfikir
Hal yang kecil bisa saja menjadi besar
Jangan remehkan hal-hal kecil
Kadang orang berfikir
Buat apa hal kecil
Tapi bagiku itu sangat berharga

Kematianku

Esok hari aku akan mati.....!
Tapi apa yang kubawa dalam kematiannku..?
Apakah hanya dosa-dosaku..? 
Aku butuh bekal dalam liang lahatku.
Aku hanya diberi selembar kain putih oleh keluargaku.
Apakah itu cucku..?
Sedangkan aku tidak mempunyai apa-apa sebagai bekalku.
Aku akan makan apa..?
Aku akan minum apa..?
Apakah aku akan makan minum dengan dosa-dosaku..?
Semua itu tidak lezat..!
Tubuhku malah sebagai santapan lezat bagi para cacing dan teman-temannya.
Kata orang makanan yang terlezat dalam liang kubur adalah amal.
Tapi mana amalku...?
Apakah amalku sekarang ada...?
Aku tak tahu dimana letak amalku.
Dimana aku akan menemukannya..?
Di dalam lemari kah, di jalan, di tong sampah..?
Di masjid, di gereja, di wihara, di laut, di gunung atau dimana..?
Letih batinku akan dosa-dosa yang selama ini terus bertambah
 dan menempel dalam tubuhku ini.
Harusnya aku segera membersihkan diri.
Dan kuganti dengan amal-amal yang diridhoi oleh Allah SWT.
Aku bosan, bosan dan sangat bosan....!
Apakah aku telah lupa akan hari kematianku...?hari yang ditinggu-tungu setiap manusia.
Tapi juga hari yang sangat ditakuti oleh banyak manusia.
Hari kematianku....!

Bebek

Bebek Bertelur Emas
Itu yang q pikirkan ketika mendengar suatu hal yang membuatku jadi gila. Gila akan bagaimana caranya untuk mendapatkan bebek itu. Setiap orang berebut menangkapnya. Bagaimana tidak si bebek tersebut bertelurkan emas. Siapa yang akan mau melepas bebek seperti itu. Aku ingin sekali mendapatkan bebek itu. Bagiku itu mungkin adalah suatu jalanku menuju suatu keberhasilan atas semua jerih payahku selama ini. Tidak dipercaya oleh orang tua sendiri, dan itu selalu terjadi ketika aku dalam masa-masa sulit seperti ini. Tapi hal itu akan kubuktikan bahwa aku bisa untuk melakukan suatu hal yang dipikir oleh orang tuaku aku tak dapat menjalankannya. Banyak angan-anganku yang terbentuk jika aku mendapatkan si bebek itu. Bahkan aku pun akan melakukan hal yang mungkin bagi orang lain itu merupakan hal yang terburu nafsu dan terlalu terburu-buru (grusa-grusu). Tapi bagiku itu hal yang wajar saja. Kita semua juga manusia, harusnya bisa untuk saling mengerti. Tidaklah cukup orang melihat dari satu sudut pandang saja. Tapi melihatlah secara bijak bagi diri anda sendiri maupun orang lain. Pagi ini tercatat tanggal 10-03-09, jam menunjukkan 01.22 pagi. Tapi anehnya dibalik kelelahan dan rasa kantukku aku tak bisa untuk sesuatu yang dinamai dengan tidur. Sudah kucoba untuk rebahan dan memejamkan mata, tapi tak kunjung terpejam. Aku mungkin sudah gila dengan semua ini tadi. Yach tapi itulah jalan yang akan kupilih. Lalu aku harus bagaimana lagi. Aku disini terasa masih mempunyai beban terhadap orang-orang disekitarku. Aku ingin bangun dari tidurku yang panjang. Bangun..bangun..dan bangun..! Bebek bertelur emas, siapa saja pasti akan mau memilikinya. Bebek..bebek....!!!

Cantik..!

Terinspirasi oleh cantiknya rupa
Suatu wajah yang telah tercipta oleh Sang Maha Kuasa
Begitu sempurna, Tiada cacat dan noda
Menawan dan menggoda
Mataku tertarik untuk melihatnya
Dan kemudian hatiku pun tertarik untuk memilikinya
Memiliki sepenuh hati
Memiliki dengan rasa kasih sayang 
Yang telah diberikan-Nya kepada setiap makhluk-Nya
Kasih sayangku padamu akan ku anggap sebagai
Ibadahku
Itu semua ciptaan-Mu
Kan kujaga dengan jiwa dan ragaku

Salah

Suatu kesalahan hanya mampu diperbaiki oleh kesadaran dirinya sendiri, bukan orang lain...!
Perbuatan seseorang dapat mengubah sesuatu yang telah digariskan terhadap dirinya...!

Melihat

Aku melihat..!
Disini aku melihat
Disana aku melihat
Aku dapat melihat
Walau ku tak melihat
Aku pun dapat melihat
Aku jelas bisa melihat
Semua dapat kulihat
Tapi kadang ku tak dapat melihat
Tapi pasti aku melihat
Melihat dan melihat
Itulah mengapa aku mampu melihat

Pelarian..!

Aku berlari di tengah malam
Tiada tujuan yang kucari
Ketika dalam hatiku sedang gundah
Aku ingin berteriak
Ah...biarlah itu berlalu
Ku akan berjalan menyusuri sungai
Dimana aku akan menemui hilir
Aku bosan untuk berfikir
Lalu aku berteriak
Siapa sebenarnya yang kau cari...?
Aku pun tak mengerti
Kenapa ini terjadi
Apakah aku salah..?
Kuakui aku memang salah
Tapi sebenarnya 
Mungkin hanya dirimu 
Yang mampu mengubah diriku

Jumat, 06 Maret 2009

haaaaah.....!

haaaaah.....!
sungguh menyebalkan hari ne,
aku dibuat bingung dan berfikir-fikir.
apakah maksud dari ucapan itu...?
sungguh payah hari ne,
otakku tak mampu ku ajak berfikir.
haaaah.....!
rasanya mencari kesenangan sesat jalan yang terbaik.
tapi rasanya tidak juga.
malah jadi aneh gini.
haaaaah.....!
asyiknya makan.
waaaah....dapet gratisan hari ne.
benar-benar hal tak terduga.
haaaah....!
kenapa aku tak memikirkan hal yang lebih penting saja...?
daripada hanya sekedar hiburan.
hey...!
jangan salah....aku juga butuh istirahat Bung....!
kau kira aku tidak cape' apa kau ajak berfikir trus....!
naaaah......gini kan lebih mendingan....!

030509

Rabu, 04 Maret 2009

Renungan malamku, 03-03-09

Aku tak bisa memejamkan mata,
dan aku pun tak tidur malam ini.
Hanya untuk menikmati sebuah kenikmatan,
Kenikmatan tidur dari sebuah kehidupan.
Jangan pandang sebelah mata ucapanku ini.
Aku tau sesuatu.
Dan aku pun juga tak tahu terhadap sesuatu.

Orang kadang tak dapat menilai.
Tentang apa itu salah ataukah benar.
Tapi banyak yang dapat menilai orang lain,
Daripada dirinya sendiri.
Apa itu salah..?
Apa itu benar..?
Tafsirkan atas nama HATI.

Aku mengajarimu menjadi seorang pembunuh.
Tapi aku tidak akan bangga terhadapmu,
Sebelum kau bisa membunuhku.

Janganlah menesehati orang lain,
sebelum hal yang kau nasehatkan,
kau lakukan terhadap dirimu sendiri.


Belajarlah untuk membaca.
Membaca tentang suatu kehidupan.
Kehidupan adalah suatu realita yang nyata.
Dan jadikanlah realita,
Sebagai suatu ayat.
Guna kebahagiaan hidupmu.

Selasa, 03 Maret 2009

Rasa

Bunga
Bagiku kini harumnya bunga itu kini telah hilang.
Tiada lagi yang bisa kembalikan semerbak keharumannya.
Kecuali dirinya sendiri.
Cukup sudah kucium harumnya wangi bunga itu.
Dan akan ku ganti dengan keharuman bunga-bunga lain.
Ku ingin mencium harumnya bunga.
Dan kusebut bunga itu sebagai bunga melati.
Cukup sudah aku mencari dan mencari bunga-bunga itu.
Cukup bunga melati itu saja.
Bunga melati yang akan menjadi penghias rumah dan batinku.
Namun jika harus melati itu layu,
Atau
Ada seseorang yang mengambilnya dariku.
Maka aku akan mencari bunga-bunga yang lain.
Dan kuharap bunga itu tak akan layu tuk selamanya.

Benci.....!!?

Benci.
Aku membencimu.
Aku benci karena sesuatu.
Aku membencimu karena suatu hal.
Ibarat sayur tanpa garam jika aku tak bisa membencimu.
Benci.
Aku begitu sangat membencimu.
Tapi kenapa engkau tak merasa jika aku membencimu.
Tapi kenapa aku bisa membencimu.
Kenapa harus ada benci.
Apa sebenarnya yang dimaksud dengan benci.
Benci.
Banyak orang meneriakkan namamu.
Tapi apakah orang itu tahu apa yang ia teriakkan.
Benci.
Kadang engkau dapat membuat seseorang merasa puas.
Tapi kadang juga membuat seseorang merasa kesal terhadapmu.
Benci, benci, dan benci....!