Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 17 Juli 2011

Fast Food

Berbagai gerai fast food atau restoran cepat saji menawarkan ayam goreng Amerika, nugget, burger, sosis, atau bakso. Dan makanan tersebut telah menjadi makanan yang disukai anak-anak bahkan orang dewasa. Rasa gurih dari makanan tersebut membuat kita senang untuk menyantapnya. Tidak heran jika di mal, restoran yang menjual makanan ini ramai dikunjungi.
Sayangnya, makanan tersebut bukanlah makanan sehat. Kandungan lemak yang membuat seseorang menderita kolesterol tinggi dan obesitas, bahan tambahan yang dapat merusak tubuh, serta sangat sedikitnya serat adalah beberapa hal yang membuat makanan ini tidak dianjurkan untuk kesehatan. Jika Anda harus atau mungkin sedang ingin menikmati makanan tersebut di restoran cepat saji atau fast food, dengan beberapa cara, Anda dapat membuat makanan-makanan tersebut menjadi lebih sehat untuk tubuh. Berikut ini beberapa keterangan penting sebelum Anda memutuskan menikmati makanan tersebut.

Ayam Goreng Amerika

Ayam goreng Amerika atau yang sering dikenal dengan istilah fried chicken merupakan salah satu makanan cepat saji yang paling digemari. Berbagai restoran baik dari dalam dan luar negeri telah menjajakan ayam goreng ini. Mengapa ayam goreng ini kurang sehat? Dan bagaimana trik agar memakan ayam goreng ini dengan cara yang aman?

Alasan ayam goreng Amerika (fried chicken) kurang sehat:

  • Biasa menggunakan ayam ras yang biasanya diberikan suntikan hormon dalam perkembangbiakannya.
  • Ayam jenis ini memiliki kandungan lemak yang banyak.
  • Menggunakan minyak goreng yang memiliki titik didih yang tinggi. Minyak seperti ini mengandung kolesterol.
  • Agar mendapatkan kulit ayam yang kering tapi bagian dalamnya tetap nikmat, ayam digoreng dengan menggunakan deep frying pada suhu yang tinggi. Teknik ini membuat minyak semakin terserap ke dalam daging ayam, bisa mencapai 65%.

Trik menikmati ayam goreng Amerika (fried chicken) agar lebih sehat:

  • Sisihkan kulit ayam. Pada bagian kulit, lemak yang terkandung di dalamnya cukup banyak. Jika memungkinkan, bagian kulit tersebut tidak usah dimakan meskipun pada bagian tersebut memang paling nikmat.
  • Pilih bagian dada, karena kandungan lemak pada bagian ini lebih sedikit dari bagian paha ayam.
  • Makan makanan pendamping yang sehat. Salad dengan sedikit mayonaise atau sayuran merupakan menu yang dapat Anda santap agar Anda tetap memperoleh serat untuk tubuh.

Sosis dan Nugget

Sosis dan nuget juga merupakan salah satu makanan yang digemari. Misalnya untuk burger atau hotdog. Sosis dan nuget tidak hanya tersedia di restoran cepat saji, tapi juga tersedia dan dijual di berbagai pasar swalayan. Mengapa Anda juga perlu memerhatikan saat memakan sosis atau nuget? Dan bagaimana trik agar tetap sehat sewaktu menikmati sosis dan nuget?

Alasan sosis dan nuget kurang sehat:

  • Sosis dan nugget sudah melewati berbagai tahap proses pengolahan yang mengalami penambahan berbagai zat pengawet atau pewarna yang membuat kerja ginjal menjadi berat.
  • Menggunakan daging yang tidak jelas. Karena sudah melalui proses pengolahan, bahan yang digunakan menjadi tidak dapat diketahui dengan pasti. Bagian jeroan, kulit atau bahkan tulang rawan mungkin digunakan agar biaya produksi dapat diminimalkan.

Trik menikmati sosis dan nuget agar lebih sehat:

  • Makanlah dalam porsi kecil atau berbagi agar jumlah yang dimakan tidak terlalu banyak.
  • Tambahkan menu sayuran dalam menu Anda seperti salad atau konsumsi buah-buahan pada saat makan selanjutnya.

Bakso

Bakso merupakan makanan yang paling tersedia. Di mana-mana, dengan mudah dijumpai penjual bakso, dari mal hingga daerah perumahan. Bakso dengan berbagai sajiannya memang sungguh nikmat. Tapi ternyata bakso juga kurang sehat jika dimakan secara sembarangan. Berikut ini alasannya dan trik menikmati bakso kesukaan Anda dengan cara yang sehat.

Alasan bakso kurang sehat:

  • Biasanya menggunakan daging yang berlemak tinggi yang dapat menyebabkan kolesterol.
  • Ada bakso yang mengandung boraks atau formalin yang sangat berbahaya untuk tubuh.

Trik menikmati bakso agar lebih sehat:

  • Jangan gunakan MSG. Kuah bakso yang gurih didapat karena saat meramu biasa ditambahkan MSG. Untuk menghindarinya, Anda dapat memesan agar tidak memakai MSG.
  • Saos yang bahan bakunya tidak jelas dan mengandung pengawet. Biasanya tukang bakso menggunakan saos atau sambal dalam botol besar yang harganya tidak mahal. Saos tomat atau sambal ini diragukan bahannya dan mengandung bahan pewarna yang dapat membahayakan.
  • Minta lebih banyak sayuran. Bakso biasa dilengkapi dengan sawi atau toge. Maka agar tubuh mendapatkan serat, Anda bisa minta agar ditambahkan lebih banyak sayuran dalam mangkuk bakso Anda.

Masuk Akal saat Menikmati Fast Food

Karena tidak mungkin Anda sepenuhnya menghindari makanan cepat saji atau fast food, maka Anda dapat menggunakan trik yang telah disebutkan tadi untuk meminimalkan efek negatif dari makanan cepat saji. Anda dapat juga membuat sendiri di rumah sehingga bahan-bahan yang digunakan lebih terjamin dan lebih menyehatkan.
Misalnya, Anda dapat menggunakan ayam kampung ketika membuat ayam goreng, menggunakan pewarna alami saat membuat sosis, dan mengganti dengan bumbu-bumbu yang aman sebagai pengganti MSG dengan teknik pembuatan yang tidak berbahaya.
Jangan lupa tambahkan sayuran dan buah sebagai serat agar makanan ini tidak terlalu lama tinggal di usus dan diserap tubuh. Selamat menikmati makanan cepat saji atau fast food Anda.

Bersepeda Lebih Sering Lebih Sehat

Manfaat Bersepeda

Hasil yang didapat dari bersepeda terutama akan mengencangkan otot bagian bawah seperti betis, paha dan pinggul. Bersepeda mampu membakar kalori sebanyak 300 sampai 700 kalori setiap jam. Jadi, akan berguna untuk Anda yang ingin menurunkan berat badan. Selain itu, bersepeda dapat meningkatkan volume paru-paru sampai 50% sehingga oksigen yang dapat ditampung lebih banyak.
Untuk penderita obesitas, bersepeda merupakan olahraga yang dianjurkan karena bersepeda relatif aman dibandingkan kebanyakan olahraga yang mengharuskan berlari atau melompat. Benturan akibat berlari atau melompat dapat menyebabkan cedera kaki, pinggang, punggung bagi mereka yang obesitas karena berat badan yang berlebih membuat benturan semakin keras. Bersepeda juga baik untuk mereka yang memiliki sakit jantung.
Salah satu alasan bersepeda menjadi olahraga yang menarik adalah karena bersepeda dapat menjadi salah satu cara relaksasi. Menikmati pemandangan secara santai dan merasakah hembusan angin dapat menjadi salah satu sarana rekreasi yang menyegarkan. Jadi Anda dapat sehat secara fisik plus menyegarkan pikiran.

Tips Membeli Sepeda

Tertarik untuk mencoba bersepeda? Bagi Anda yang belum memiliki sepeda, langkah utama adalah dengan membeli sepeda untuk digunakan. Ada berbagai model sepeda dalam ukuran yang berbeda. Agar mendapatkan sepeda yang nyaman, coba perhatikan hal-hal berikut saat memilih sepeda yang akan dibeli:
  • Sadel sepeda hendaknya nyaman untuk diduduki dan dalam ukuran yang pas.
  • Pilih sepeda dengan tinggi sadel yang disesuaikan dengan tinggi badan Anda. Sadel hendaknya tidak terlalu tinggi karena akan menyulitkan saat harus mengayuh juga dapat menyebabkan bagian paha menjadi luka. Sadel yang terlalu rendah juga sebaiknya dihindari karena membuat kaki harus menekuk terlalu banyak dan membuatnya terasa pegal. Walau sadel sepeda mungkin dapat ditinggikan dan direndahkan, tetapi pastikan bahwa tinggi maksimal dan minimal sesuai dengan kondisi Anda. Idealnya tinggi sadel dan tinggi stang sepeda sejajar.

Tips Bersepeda

Agar dapat mendapatkan manfaat yang maksimal dan terhindar dari cedera, beberapa hal harus diperhatikan, yaitu:
  • Pastikan bagian-bagian penting dari sepeda seperti rem dan ban dalam kondisi yang aman sehingga tidak akan mengganggu perjalanan atau menimbulkan kecelakaan.
  • Untuk menghindari resiko cedera, lakukan sedikit pemanasan khususnya untuk meregangkan otot-otot bagian bawah seperti pinggang, paha dan betis.
  • Sebagai penambah keamanan saat bersepeda, Anda dapat mengguunakan perlengkapan pelidung seperti helm, sepatu, kaos kaki, sarung tangan, kacamata atau perlengkapan lain yang diperlukan.
  • Saat memulai mengayuh sepeda, lakukan dulu dengan kecepatan perlahan selama 5-10 menit sebagai cara untuk pemanasan dan menyesuaikan dengan sepeda.
  • Saat mengayuh sepeda, usahakan agar Anda mengayuh pedal satu putaran penuh.
  • Kecepatan yang dianjurkan untuk kesehatan adalah 27 km/jam dan putaran roda 70 putaran per menit (rpm)
  • Selesai bersepeda, lakukan lakukan pendinginan dengan mengayuh sepeda secara perlahan selama kurang lebih 10 menit.
Selain untuk kesehatan, menggunakan sepeda juga dapat mengurangi polusi udara akibat penggunaan kendaraan bermotor. Asap kendaraan dapat membuat lingkungan tercemar. Sebaiknya gunakan sepeda saat Anda harus berpergian ke tempat yang memungkinkan dijangkau dengan sepeda. Bahkan, ada pula komunitas yang bernama "Bike to Work" menggunakan sepeda untuk berangkat kerja setiap hari.
Melihat banyaknya hasil positif dari bersepeda, tidak ada salahnya untuk mengayuh sepeda Anda.